Shopify vs Amazon: Platform Mana yang Paling Menguntungkan untuk Bisnis E-Commerce
Saat ini e-commerce telah menjelma menjadi tulang punggung perdagangan modern. Ada beberapa platform ecommerce yang bisa anda andalkan diataranya shopify dan amazon. Lantas, mana yang menguntungkan antara shopify vs amazon?
Kini, membangun bisnis online bukan lagi soal “perlu atau tidak,” tetapi lebih kepada “bagaimana cara melakukannya dengan tepat.” Salah satu keputusan terpenting dalam memulai membuat e-commerce adalah memilih platform yang akan menjadi fondasi bisnis Anda.
Dua nama besar yang sering muncul dalam pertimbangan ini adalah Shopify dan Amazon. Masing-masing memiliki kekuatan, kelemahan, dan keunikan tersendiri.
Dalam artikel ini, kita akan membedah perbedaan keduanya secara menyeluruh agar Anda bisa membuat keputusan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan tujuan bisnis Anda.
Shopify adalah platform e-commerce berbasis SaaS (Software as a Service) yang memberikan kebebasan penuh bagi Anda untuk membangun toko online sesuai dengan visi brand Anda.

Pada shopify, Anda memegang kendali penuh atas bagaimana toko Anda bisa terlihat, bagaimana pelanggan berinteraksi, dan bagaimana data dikumpulkan dan dikelola.
Shopify memberikan berbagai tools yang intuitif dan mudah digunakan, mulai dari pemilihan tema, fitur drag-and-drop, hingga integrasi berbagai aplikasi pihak ketiga yang dapat dikolaborasikan.
Keunggulan utama dari Shopify terletak pada otonomi yang Anda miliki. Anda adalah arsitek dari seluruh konsep dan tampilan website anda, mulai dari halaman homepage hingga proses checkout.
Namun, kebebasan ini juga berkaitan dengan tanggung jawab tambahan yang harus anda selesaikan. Yaitu, anda harus terlibat dalam memikirkan strategi pemasaran dan membawa traffic sendiri ke toko Anda.
Baca Juga : Apa itu Shopify dan bagaimana cara kerjanya
Di sisi lain, Amazon merupakan marketplace raksasa tempat jutaan orang dari seluruh dunia datang untuk berbelanja. Jika Shopify diilustrasikan seperti memiliki toko di jalan sendiri yang harus Anda promosikan agar ramai.

Berbeda dengan Amazon yang jika diilustrasikan seperti membuka kios di dalam mal terbesar di dunia, di mana pelanggan sudah berkumpul dan siap mengunjungi toko anda.
Berjualan di Amazon sangat cocok untuk Anda yang ingin langsung menjangkau pasar luas tanpa harus repot menarik pelanggan satu per satu.
Amazon menangani hampir semua aspek teknis. Seperti, pemenuhan pesanan (fulfillment), pengiriman, bahkan layanan pelanggan jika Anda menggunakan program FBA (Fulfillment by Amazon) pada platform ini.
Tetapi, dengan kemudahan yang ada pada Amazon ini, Anda tidak memiliki kontrol penuh atas data pelanggan atau branding. Selain itu, anda juga harus bersaing langsung dengan ribuan penjual lain yang mungkin menawarkan produk serupa.
Hal lain yang harus dipertimbangkan adalah, Anda harus siap membayar berbagai jenis biaya yang diterapkan Amazon, seperti biaya referensi dan biaya FBA.
Shopify sangat ramah bagi pemula. Anda tidak perlu memiliki kemampuan teknis atau pengalaman coding untuk mulai membangun toko Anda. Panel admin-nya bersih, intuitif, dan disertai dokumentasi serta dukungan pelanggan 24/7 yang siap membantu jika Anda mengalami kesulitan.
Amazon juga cukup mudah untuk digunakan, terutama jika Anda hanya ingin mendaftarkan produk dan mulai menjual. Namun, keleluasaan untuk kustomisasi sangat terbatas. Anda tidak bisa mengubah tampilan toko Anda sesuka hati seperti di Shopify.
Dalam hal fleksibilitas dan kemudahan desain, Shopify jelas lebih unggul. Karena, kontrol kostumisasi penuh yang bisa anda lakukan dari mulai tampilan, desain, halaman dan aplikasi pihak ketiga yang akan dikolaborasikan dengan toko anda.
Dari segi biaya, keduanya memiliki model yang berbeda. Shopify mengenakan biaya langganan bulanan (mulai dari paket Basic hingga Advanced), serta biaya transaksi untuk setiap penjualan.
Namun, keuntungan bersih yang bisa Anda dapatkan relatif lebih tinggi karena Anda tidak perlu membayar komisi besar seperti di Amazon.
Sementara amazon menawarkan dua jenis akun, yaitu Individual dan Professional. Selain itu, Amazon mengenakan biaya referensi pada setiap penjualan (biasanya sekitar 15%), serta biaya tambahan jika Anda menggunakan layanan FBA.
Meskipun Anda tidak membayar biaya bulanan jika menggunakan akun Individual, dalam jangka panjang, model Amazon bisa lebih mahal terutama jika volume penjualan Anda tinggi.
Tetapi, untuk shopify menawarkan transparansi biaya dan lebih banyak ruang untuk penghematan jangka panjang. Sehingga, dalam hal biaya shopify lebih unggul dibandingkan dengan amazon.
Shopify dirancang untuk bertumbuh bersama Anda. Baik Anda baru menerima beberapa pesanan per minggu atau sudah mengelola ribuan transaksi per bulan, sistem Shopify dapat menyesuaikan diri.
Selain itu, anda bisa menambahkan aplikasi, fitur baru, bahkan mengintegrasikan sistem ERP atau CRM pada platform shopify ketika bisnis berkembang.
Sementara amazon juga sangat skalabel dan sanggup menangani volume pesanan yang sangat besar. Mereka memiliki infrastruktur logistik dan jaringan distribusi global yang tak tertandingi untuk saat ini.
Tapi, ketergantungan pada sistem Amazon juga membuat Anda rentan terhadap perubahan algoritma atau kebijakan yang bisa tiba-tiba mempengaruhi performa toko Anda.
Jadi, jika Anda mencari kestabilan jangka panjang dan kontrol penuh, Shopify bisa menjadi pilihan. Karena, shopify memberikan landasan yang lebih solid dibandingkan dengan amazon.
Shopify telah melahirkan banyak brand besar yang kini menjadi pemain global. Contohnya, Allbirds, yang merupakan brand sepatu ramah lingkungan yang menguasai pasar internasional, memulai semuanya dari Shopify.
Mereka memanfaatkan kendali penuh yang terdapat pada platform shopify atas brand untuk menciptakan identitas yang kuat di dunia online.
Amazon pun punya kisah suksesnya sendiri. Anker, merek aksesoris elektronik seperti charger dan power bank, memanfaatkan jaringan pelanggan Amazon untuk meraih penjualan jutaan dolar. Mereka memilih kecepatan dan jangkauan dibanding kontrol penuh atas brand.
Apa yang bisa kita pelajari dari sini? Platform hanyalah alat. Tetapi, kesuksesan bisnis anda di dunia online tetap ditentukan oleh kualitas produk dan kerja keras Anda.
Memilih antara Shopify dan Amazon bukanlah soal platform mana yang lebih baik secara absolut, melainkan soal mana yang paling cocok dengan model dan tujuan bisnis Anda.
Jika Anda ingin membangun sesuatu yang berkelanjutan dan mengontrol penuh seluruh history pelanggan, Shopify adalah jawabannya. Tapi jika Anda ingin menjual cepat dan memanfaatkan infrastruktur siap pakai, Amazon bisa jadi pilihan tepat.
Apapun pilihan Anda, kunci kesuksesan tetap terletak pada satu hal yaitu memulai. Jangan menunggu semuanya sempurna. Mulailah sekarang, pelajari sambil berjalan dan terus sesuaikan strategi Anda. Dunia e-commerce adalah perjalanan Panjang dan langkah pertama adalah yang paling penting.