Mangcoding

icon chat
Yayan Kurnia Akbar - Jumat, 29 Mei 2026 - 1 minggu yang lalu

Figma VS Adobe XD Jadi Perdebatan, Mana Tools Favorit Desainer Modern

single image

Pembahasan mengenai Figma VS Adobe XD menjadi salah satu topik yang paling sering diperbincangkan. Terutama, dalam perkembangan industri digital membuat kebutuhan akan desain UI/UX semakin meningkat dari waktu ke waktu.

Tidak hanya perusahaan besar, startup hingga bisnis kecil kini mulai menyadari pentingnya tampilan antarmuka yang nyaman dan mudah digunakan. Oleh karena itu, banyak desainer mulai mencari tools terbaik untuk mendukung proses kerja mereka.

Kedua tools tersebut memiliki keunggulan masing-masing dan sama-sama digunakan oleh profesional di berbagai perusahaan. Namun, setiap platform menawarkan pengalaman kerja yang berbeda, terutama dalam hal kolaborasi, performa, hingga integrasi dengan tools lainnya.

Karena itulah, memahami perbedaan Figma dan Adobe XD menjadi hal penting sebelum menentukan pilihan untuk dipergunakan dalam proyek UI/UX Anda.

Figma dikenal sebagai tools desain berbasis cloud yang mengutamakan kolaborasi real-time. Sementara itu, Adobe XD hadir sebagai bagian dari ekosistem Adobe yang sudah lama dipercaya oleh para kreator profesional.

Kedua platform ini mampu membantu desainer membuat wireframe, prototype, hingga desain antarmuka modern dengan lebih efisien.

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas Figma meningkat sangat cepat, terutama di kalangan startup dan perusahaan teknologi. Meski begitu, Adobe XD masih memiliki basis pengguna yang cukup kuat, khususnya di kalangan desainer yang terbiasa menggunakan Photoshop dan Illustrator.

Lalu, sebenarnya mana yang lebih baik antara Figma dan Adobe XD? Jawabannya tentu bergantung pada kebutuhan, workflow, serta tujuan karier yang ingin dicapai oleh seorang desainer.

Link Mangcoding

Kolaborasi Real-Time

Salah satu alasan utama mengapa Figma semakin populer adalah kemampuan kolaborasi real-time yang dimilikinya. Dengan fitur ini, beberapa anggota tim dapat mengedit desain secara bersamaan dalam satu file yang sama. Semua perubahan dapat terlihat secara langsung tanpa perlu mengirim file berkali-kali.

Keunggulan ini sangat membantu perusahaan yang menerapkan sistem kerja remote atau memiliki tim yang tersebar di berbagai lokasi. Selain itu, Figma berjalan langsung melalui browser sehingga pengguna tidak perlu melakukan instalasi software tambahan untuk mulai bekerja.

Pada sisi lain, Adobe XD sebenarnya juga telah menghadirkan fitur co-editing untuk mendukung kerja tim. Namun, pengalaman kolaborasinya masih belum secepat dan semulus Figma.

Dalam beberapa situasi, pengguna terkadang harus menunggu proses sinkronisasi atau refresh file sebelum melihat perubahan terbaru.

Perbedaan inilah yang membuat Figma lebih banyak dipilih oleh startup modern dan product team. Proses diskusi desain menjadi lebih cepat karena setiap anggota tim dapat memberikan komentar, revisi, dan feedback secara langsung.

Jika fokus utama Anda adalah kerja tim yang cepat dan efisien, maka Figma menjadi pilihan yang sangat unggul dalam perbandingan Figma VS Adobe XD.

Link Mangcoding

Koleksi Plugin dan Ekosistem

Selain kolaborasi, plugin juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas seorang desainer. Dalam hal ini, Figma menawarkan ekosistem plugin yang sangat luas dan terus berkembang berkat dukungan komunitas global.

Figma menyediakan berbagai plugin menarik mulai dari icon pack, stock photo, chart generator, hingga accessibility checker. Sebagian besar plugin tersebut dapat digunakan secara gratis dan sangat mudah dipasang hanya dalam beberapa klik.

Banyak desainer merasa bahwa Figma memberikan ruang eksplorasi yang lebih luas karena komunitasnya terus menciptakan tools baru untuk mempercepat workflow desain. Hal ini membuat proses kerja terasa lebih fleksibel dan menyenangkan.

Adobe XD sebenarnya juga memiliki plugin yang cukup lengkap, terutama untuk pengguna yang sudah aktif menggunakan aplikasi Adobe lainnya. Integrasi dengan Photoshop, Illustrator, dan After Effects menjadi salah satu nilai tambah utama dari Adobe XD.

Namun, jika membahas fleksibilitas dan jumlah pilihan plugin, Figma masih terlihat lebih unggul. Karena itulah, banyak desainer modern lebih nyaman menggunakan Figma untuk proyek desain yang membutuhkan workflow cepat dan dinamis.

Link Mangcoding

Prototyping dan Performa Menentukan Pengalaman Pengguna

Dalam dunia UI/UX, kemampuan membuat prototype menjadi aspek yang sangat penting. Baik Figma maupun Adobe XD sama-sama menawarkan fitur prototyping modern yang mampu membantu desainer membuat simulasi aplikasi atau website dengan lebih realistis.

Figma hadir dengan fitur seperti auto layout, smart animation, dan interactive components yang membuat proses desain terasa lebih praktis. Bahkan, prototype dapat langsung dibagikan kepada klien atau developer melalui browser tanpa perlu export file tambahan.

Adobe XD juga memiliki kemampuan prototyping yang sangat baik. Fitur seperti motion path, micro interaction, dan voice trigger membuat Adobe XD terasa sangat profesional, terutama untuk proyek interaktif yang kompleks.

Meski begitu, banyak pengguna merasa bahwa Figma menawarkan workflow yang lebih cepat karena seluruh proses berjalan secara live di cloud. Pengguna tidak perlu terlalu sering menyimpan file atau khawatir kehilangan versi desain terbaru.

Dari sisi performa, Figma juga mampu menangani file besar dengan cukup stabil meskipun dijalankan melalui browser. Sementara Adobe XD yang berbasis desktop terkadang mengalami perlambatan ketika membuka library besar atau melakukan sinkronisasi cloud.

Link Mangcoding

Harga dan Peluang Karier Menjadi Faktor Penting

Ketika membahas Figma VS Adobe XD, faktor harga juga menjadi pertimbangan utama bagi freelancer maupun startup. Figma menyediakan paket gratis dengan fitur yang cukup lengkap untuk memulai proyek desain profesional.

Pengguna gratis tetap dapat menikmati kolaborasi tanpa batas dengan berbagai fitur inti yang sangat membantu proses desain UI/UX. Oleh karena itu, banyak desainer pemula memilih Figma sebagai tools utama mereka.

Berbeda dengan Figma, Adobe XD masih menjadi bagian dari paket langganan Adobe Creative Cloud. Bagi pengguna yang sudah menggunakan Photoshop atau Illustrator, biaya tersebut mungkin terasa sepadan. Namun, bagi pengguna yang hanya membutuhkan tools UI/UX, biaya langganan terasa cukup mahal.

Selain harga, peluang karier juga menjadi alasan mengapa Figma semakin diminati. Saat ini, banyak lowongan pekerjaan UI/UX designer yang secara khusus meminta kemampuan menggunakan Figma sebagai syarat utama.

Meski demikian, Adobe XD tetap memiliki tempat tersendiri di agency kreatif dan studio desain profesional. Karena itu, mempelajari kedua tools sekaligus tetap menjadi pilihan terbaik untuk meningkatkan kemampuan dan memperluas peluang kerja di industri digital modern.

Baik Figma maupun Adobe XD sama-sama merupakan tools desain berkualitas tinggi. Jika Anda membutuhkan kolaborasi cepat, fleksibilitas tinggi, dan workflow berbasis cloud, maka Figma menjadi pilihan yang sangat tepat.

Namun, jika Anda sudah terbiasa dengan ekosistem Adobe dan membutuhkan integrasi mendalam dengan aplikasi kreatif lainnya, Adobe XD tetap layak dipertimbangkan.

Memahami kelebihan masing-masing tools akan membantu Anda menentukan platform yang paling sesuai dengan kebutuhan kerja maupun tujuan karier di masa depan.

Link Copied to Clipboard